“Jakarta PSBB lagi , MASATA dorong Hotel serta lokasi wisata di Jabar dan Banten perketat protokol kesehatan serta sosialisasikan “_Say CHSE_”

  • -

“Jakarta PSBB lagi , MASATA dorong Hotel serta lokasi wisata di Jabar dan Banten perketat protokol kesehatan serta sosialisasikan “_Say CHSE_”

Category : Berita Pariwisata

WhatsApp Image 2020-08-28 at 13.43.40

Jakarta 14 September 2020
Setelah ditetapkan hari ini dimulainya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemda DKI , amino berwisata warga Jakarta diperkirakan tetap ada dan diperkirakan “bergeser” ke Jawa Barat dan Banten namun demikian warga DKI yang berStaycation untuk hotel di Jakarta diperkirakan masih tetap ada ditengah himbauan untuk tetap dirumah.

Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 minggu lalu menlasir 70 dari 514 Kabupaten kota seluruh Indonesia masuk dalam Zona “merah” . Untuk Jawa Barat yaitu Kota Bekasi, Kota Depok dan Kabupaten Bekasi sedangkan Banten adalah Kota Tangerang , Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Kemarin ini Kawasan Puncak yang meliputi tiga kecamatan yakni Ciawi, Megamendung dan Cisarua, di Kabupaten Bogor masuk dalam zona merah.

Untuk memudahkan masyarakat dalam mengetahui standar protokol kesehatan, MASATA saat mengkampenyekan ‘Say CHSE’ yang merupakan konsep sekaligus slogan yang digelontorkan oleh MASATA dalam mendukung protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam program InDOnesia Care ( Idocare) khususnya di tempat wisata.

Sekertaris Jendral DPP MASATA Andi Azwan mengatakan, Kehadiran konsep SAY CHSE yang diusung bersama ini diharapkan berkontribusi sebagai katalisator pergerakan Ekonomi nasional tidak hanya dalam berwisata namun perjalanan bisnis dan pemerintahan “ Untuk pasar Leisure, saat ini kami mendorong pergerakan wisatawan lokal khususya wisata alam terbuka, diharapkan kepercayaan ini tetap dijaga oleh para pengelola objek wisata” Lanjut Azwan “Minggu lalu Pengurus DPC Lebak Banten sudah mulai mensosialisasikan protokol ini di kawasan Gunung Luhur dan akan kami teruskan didaerah lain di seluruh Indonesia.

Dyson Toba, CEO Consina yang memiliki produk dan layanan outdoor memperkirakan antusiasme komunitas warga DKI mungkin sedikit berkurang namun perjalanan keluarga menuju lokasi alam akan terus berlanjut” Selama lokasi wisata dibuka pengunjung akan datang khususnya di Jawa Barat dan Banten, masih banyak lokasi2 Hijau yang bisa dikunjungi misal daerah sekitar Sukabumi khususnya kawasan Geopark Ciletuh, Garut , Lebak dan Pandegelang.

Ketua DPD Jawa Barat Barry Oroh “ Kami mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Jawa barat khususnya yang terbiasa menjadi lokasi wisata warga DKI untuk turun langsung dan memastikan protokol dan pembatasan pengunjung berjalan balik, untuk hotel berbintang memang kesadaran pengelola hotel lebih baik dan sudah memiliki protap khususnya mengatisipasi lonjakan wisata atau kegiatan MICE dan Pemerintahan”

Kepala Bidang CHSE Dewan Pimpinan Pusat MASATA dr. Puspa H. Widyowati mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati hati khususnya berwisata di daerah bukan hijau apalagi ditemukan juga klaster tempat makan/ restoran “Kami terus mendukung sosialiasi program pemerintah ditempat wisata dan dalam waktu dekat DPP MASATA juga akan meluncurkan kerjasama dengan GOTIX dalam memastikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan saat mengunjugi tempat wisata” Lanjut Puspa “ Untuk tahap pertama program ini di Seluruh Jawa Bali , Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan”

Sementara itu Didien Junaedy, Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia ) yang juga Anggota Dewan Pembina DPP MASATA menyambut baik inisiatif SayCHSE “ Kami mendukung organisasi Pariwisata yang berkolaborasi, baik secara horizontal dengan sesama Asosiasi dan Horisontal dengan pihak pihak lain termasuk swasta, masa pandemi ini dapat digunakan untuk “Reset” atau mensetting ulang kebijakan dan strategi pariwisata kedepan”