Category Archives: Kegiatan DPD/DPC

  • -

Serap Banyak Hal, MASATA Aceh Kunjungi BPCB Aceh

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Aceh kembali menggelar audiensi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh, Kamis (15/10/2010) sore.

Kunjungan dari MASATA Aceh ini disambut langsung Kepala BPCB Aceh Nurmatias bersama sejumlah stafnya di kantor setempat, daerah Peukan Bada, Aceh Besar.

“Ini merupakan kunjungan silaturrahmi MASATA Aceh dengan pihak BPCB Aceh guna untuk beraudiensi dan saling bertukar informasi mengenai lembaga masing-masing,” kata Kabid Pelestarian Budaya dan Pariwisata Berkelanjutan Arini Izzati mewakili Ketua MASATA Aceh Putri Syafrilia.

Kabid Media Informasi dan Humas MASATA Aceh Reza Fardian yang juga hadir dalam pertemuan ini mengungkapkan, selain mengenalkan organisasi dan lembaga, juga turut membicarakan sinergi program kerja.

“Ada sejumlah hal yang ingin kita bahas, termasuk diantaranya perkenalan lembaga serta program jangka pendek. Secara tegas Kepala BPCB Aceh sangat mendukung segala program kerja yang disusun pengurus MASATA Aceh,” ungkap Reza.

Kepala BPCB Aceh Nurmantias mengapresiasi atas kehadiran pengurus DPD MASATA Aceh untuk berkunjung langsung ke lembaga yang dipimpinnya.

“Saya baru saja menjabat sekitae 1 bulan di BPCB Aceh, jadi sangat senang bisa bersilaturrahmi dengan teman-teman dari MASATA Aceh. Kami jadi lebih tahu lebih mendalam tentang MASATA yang juga konsen dalam hal budaya,” jelas Nurmatias.

Lebih lanjut, Nurmatias menuturkan bahwa BPCB Aceh ingin cagar budaya yang ada di Aceh lebih dikenal masyarakat.

“Melalui MASATA Aceh kami ingin agar masyarakat luas mengenal cagar budaya di Aceh. Bagaimana bentuknya nantinya bisa dilakukan bersama dengan berbagai cara agar masyarakat juga ikut menjaga cagar budaya,” tukasnya.

Ketika disinggung mengenai kegiatan yang akan digelar BPCB Aceh dalam waktu dekat, Nurmatias mengatakan bahwa akan ada kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun serta Virtual Tour.

“Kami akan menggelar kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun tentang “Jalur Rempah” serta Virtual Tour Masjid Raya Baturrahman dalam waktu dekat. Saya ingin MASATA Aceh ikut terlibat dalam kegiatan tersebut,” tambahnya.

Terkait kolaborasi sendiri, Nurmatias mengatakan bahwa BPCB Aceh akan mendukung kegiatan MASATA Aceh.

“Terlebih lagi MASATA Aceh ini banyak digerakkan oleh anak muda serta penuh semangat jadi kami harus mendukungnya apalagi untuk hal-hal yang positif. Dengan kolaborasi segala kegiatan pasti akan lebih ringan untuk dilaksanakan,” tutupnya.

Sumber : https://acehnow.com/


  • -

Terapkan Prokes, Masata Audiensi dengan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Kota Pekanbaru,  melakukan audiensi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) bersama Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST, Rabu (21/10).

Selain memperkenalkan organisasi, kedatangan Ketua DPC Masata Pekanbaru Abdul Khair, Wakil Ketua I Bidang Organisasi Lismar Sumirat SE Ak MM, Sekretaris Budi Setiawan SIkom, Bidang Penelitian Pengembangan SDM Tonny Martinoes SM PAR dan Bendahara DPD Masata Riau Harpina Diansari ini, untuk mengajak Ginda sebagai Dewan Penasehat Organisasi DPC Masata Pekanbaru periode 2025-2025.

Ketua DPC Masata Pekanbaru Abdul Khair menjelaskan, Masata merupakan wadah organisasi pariwisata yang berbasis komunitas Indonesia yang memiliki visi sebagai organisasi pelaku, pemerhati dan pecinta pariwisata Indonesia yang berkompeten dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Indonesia. “Masata berdiri tahun 2018.

Saat ini memiliki pengurus dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota. Di Riau yang sudah terbentuk adalah Pekanbaru dan Kampar. Khusus Pekanbaru, akan dikukuhkan dalam waktu dekat. Untuk itu,  kami minta kesediaan Ginda Burnama menjadi Dewan Penasehat DPC Masata Pekanbaru,” ujarnya.Ada lima fokus Masata, yakni mendukung sektor pariwisata sebagai penyumbang devisa terbesar, meningkatkan ekonomi daerah melalui pariwisata, ikut mendorong desa wisata, kawasan wisata dan destinasi wisata, sebagai narahubung dalam kepentingan pusat dengan daerah.

Selanjutnya membangun siner­gitas dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam industri. Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST, menyatakan kesediaanya menjadi Dewan Penasehat Organisasi DPC Masata Pekanbaru. “Saya berharap, hadirnya Masata bisa menaikkan gairah pariwisata khususnya di Kota Pekanbaru. Masata harus bersinergi bukan saja pemerintah. Namun juga travel dan pelaku pariwisata lainnya,” ucapnya.(mar)

Sumber : https://riaupos.jawapos.com/


  • -

World Cleanup Day Kembali Digelar

Tanah Laut–Di tengah hantaman pandemi, kondisi bumi yang membaik dikarenakan polusi lingkungan yang menurun drastis harus dibarengi dengan perilaku manusianya, termasuk kenormalan baru adalah kesadaran dalam mengelola dan meminimalkan sampah.

World Cleanup Day, satu gerakan trans nasional dan internasional yang diinisiasi oleh World Cleanup Organization, lembaga non government yang konsern dalam edukasi dan aksi bersih sampah terbesar di dunia, yang di Indonesia bersama Indorelawan dan ribuan organisasi partisipan lainnya terus berupaya melakukan aksi lingkungan mengurangi rekor Indonesia sebagai negara penghasil sampah nomor 2 terbesar di dunia.

Kegiatan serentak dilaksanakan di seluruh dunia pada tanggal 19 September 2020 ini melibatkan 13 juta relawan dari seluruh Indonesia.

Tahun ini, Cyber Adventure Indonesia selaku lead operation World Cleanup Day di Tanah Laut sejak 2018 kembali melaksanakan gelaran WCD dengan menggandeng beberapa instansi dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Tanah Laut dengan melakukan aksi di Gunung Birah Desa Kandangan Lama Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan.

Cyber Adventure Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DPRKPLH) dan dukungan Kesatuan Pengelola Hutan Tanah Laut Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, DPC Masyarakat Sadar Wisata Tanah Laut dan KTH Gunung Birah Panyipatan secara bersama mempersiapkan dan melaksanakan aksi lingkungan berupa pembuatan seribu biopori untuk Gunung Birah, edukasi persampahan organik dan non-organik, penyediaan bak sampah terpisah, edukasi CHSE di tempat wisata(Cleanliness, Healthy, Safety and Environment Suistanable), pembuatan bak tampung sampah sementara dan pembagian masker.

Adi Rahmani dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut dalam keterangannya menyatakan apresiasi dan terimakasih atas kerjasama yang terbangun dalam pelaksanaan kegiatan World Cleanup Day 2020, terlebih di tahun ini kegiatan WCD diinisiasi langsung oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Pelaksanaan WCD 2020, mengangkat tema ‘Bersatu Untuk Indonesia Bersih’, dengan tema ini diharapkan kita dapat menerapkan kebiasaan hidup baru yang jauh dari sampah” Tambah Aneba Eka Prasetya, selaku Head Project Officer Cyber Adventure Indonesia.

Gunung Birah yang merupakan lokasi wisata alam dengan pemandangan eksotis khas pegunungan dengan pemandangan laut Tanjung Dewa serta Pulau Datu yang nampak dari puncak gunung menjadi sasaran kegiatan WCD dengan berbagai pertimbangan salah satunya adalah tidak adanya fasilitas bak tampung sampah. “Semoga dengan dilengkapinya fasilitas persampahan di area Gunung Birah pengunjung dapat teredukasi dalam hal persampahan dan lebih nyaman dalam berwisata” Jelas H. Arros, ketua KTH dan pengelola Gunung Birah.

 

Penulis : Yamadipati

Editor: Abe

Sumber : https://kalseltoday.co.id/


  • -

Masata Sijunjung Siap Mendukung Wisata Berkelanjutan

SIJUNJUNG — Masata ( Masyarakat Sadar Wisata ) merupakan organisasi sosial yang terdiri dari pelaku, pemerhati dan pencinta pariwisata Indonesia yang berkompeten dalam mendukung pariwisata berkelanjutan, dan sudah tersebar di 19 DPD Provinsi dan 60 DPC Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Pengurus dan anggota DPC Masata Sijunjung siap berkolaborasi dan menjadi mitra Pemda, Pokdarwis, Komunitas dan para penggiat pariwisata baik Homestay, Kuliner, dan ekonomi kreatif demi kemajuan pariwisata di Kab. Sijunjung.

Saat ini ada beberapa pihak yang telah mendukung terhadap kehadiran dan kegiatan Masata di Kab. Sijunjung yaitu Prusda Tirta Sanjung Mandiri, Homestay Mentari, Komunitas Bikers, KKI Warsi, Komunitas Geospasial, Komunitas Ndak Losi Losi Adventure dll.

Untuk memperkenalkan kehadiran DPC Masata kepada masyarakat Kab. Sijunjung maka pada hari ini (20/9) dilakukan kegiatan diperkampungan adat Sijunjung berupa pembuatan konten yotube dan mensosialisasikan program pemerintah dalam upaya pengelolaan objek wisata dan sarana pendukungnya seperti hotel/homestay dan restoran melalui CHSE ( Cleaning, Healty, Sefty dan Enveronmental Sustainable ) serta pencegahan covid 19 melalui protokol kesehatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kab. Sijunjung, Afrineldi, SH, Ketua DPC Masata Sijunjung, Ridwan, S.Hut, Pengurus dan Anggota Masata, para penggiat wisata, komunitas serta masyarakat disekitar perkampungan adat.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran dan kegiatan Masata ini sebagai wadah untuk meningkat kesadaran masyarakat akan potensi wisata juga sebagai perkembangan pariwisata berkelanjutan,” ujar Afrineldi, SH kepala dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten Sijunjung. (Okta)

Sumber : https://minangkabaunews.com/